TIM TABUR KEJATI SULTENG ACTION, AKHIR PELARIAN SI PENGUSAHA KAPAL CEPAT…

TIM TABUR KEJATI SULTENG ACTION, AKHIR PELARIAN SI PENGUSAHA KAPAL CEPAT…

Pada hari ini Kamis tanggal 27 Mei 2021, Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Tinggi Sulawesi
Tengah bekerjasama dengan Satgas IV.4 Direktorat Korsup Wilayah IV KPK dan Tim Tabur Kejati
Kaltim telah berhasil melakukan penangkapan terpidana asal Kejati Sulteng, atas nama terpidana
H. KHOIRINI F. CADDA bertempat di Perumahan Grand Mahakam Blok D/8 Kota Samarinda
Provinsi Kalimantan Timur.
Terpidana merupakan DPO Kejaksaan sejak tahun 2017, setelah Penuntut Umum
menerima Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung RI, namun terhadap terpidana tidak bisa
dilakukan eksekusi karena keberadaan terpidana yang tidak lagi diketehui.
A. IDENTITAS TERPIDANA :
Nama : KHOIRONI F. CADDA
Tempat Lahir : Sidrap
Tanggal Lahir : 63 Tahun / 01 Januari 1958
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Kebangsaan/ : Indonesia
Kewarganegaraan
Agama : Islam
Tempat Tinggal : Jln. Delta Pelangi I No. 17 RT. 16 RW. 06 Ngingas
Kec. Waru Kab. Sidoarjo Provinsi Jawa Timur
Pekerjaan : Wiraswasta
Pendidikan : SD
B. KASUS POSISI :
Terpidana merupakan pelaku Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan /
Penyimpangan Dana APBD Kab. Morowali Tahun Anggaran 2007 sebesar Rp.
4.000.000.000,- (empat milyar rupiah) yang diperuntukkan sebagai Dana Penyertaan Modal
kepada Perusahaan Daerah Morowali (PD. Morowali) di Bungku Kecamatan Morowali yang
dan digunakan untuk pembelian kapal cepat KM. SINAR TOBAKU tanpa melalui mekanisme
pengeluaran anggaran daerah sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku dan proses pengadaan barang yang tidak melalui proses tender/lelang
sehingga merugikan keuangan daerah Kab. Morowali.
Bahwa Perkara Tindak Pidana Korupsi An. Terpidana KHOIRONI F. CADDA telah
berkekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1212
K/PID.SUS/2015 tanggal 13 April 2016 Jo Putusan Penmgadilan Tinggi Sulawesi Tengah
Nomor : 26/PID.SUS/TIPIKOR/2014/PT. PALU tanggal 22 September 2014 Jo Putusan
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palu Nomor :
33/Pid.Sus/Tipikor/2013/ PN.PL tanggal 24 Januari 2014 dengan amar putusan sebagai
berikut :
1. Menyatakan Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama
dan berlanjut sebagaimana dalam dakwaan primair
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan
denda sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) subsidair 4 (empat) bulan
kurungan.
3. Menyatakan barang bukti, diantaranya berupa : 1 (satu) unit Kapal Cepat KM SINAR
TOBAKU yang dilengkapi dengan mesin penggerak merk MTU DIESEL-838 830 PK
dengan panjang 28,90 Meter, Lebar 4,80 Meter, Tinggi Geladak 2,75 Meter dan tanda
selar GT 148 No. 951/Da. Genset Mitsubishi 6 D 14 x 50 KVA Marulli, Kapasitas
Penumpang 176 orang, ruang penumpang pendingin Air Conditioner (AC) dan konstruksi
kapal menggunakan Polyster Resih Fiber Glass dan Foarm Sheet dirampas untuk negara
Cq. Pemerintah Kabupaten Morowali.
Bahwa pelaksanaan eksekusi atas diri terpidana tidak berhasil dilaksanakan karena
terpidana tidak ditemukan lagi di kediaman terakhir, selanjutnya ditetapkan sebagai DPO dan
dilakukan pencarian untuk dilakukan eksekusi.
C. KRONOLOGIS PENANGKAPAN
Berawal pada hari Rabu pada tanggal 26 Mei 2021, kami mendapatkan informasi
keberadaan Terpidana H. KHOIRONI F CADDA yang merupakan DPO asal Kejati Sulteng
dalam kasus Tindak Pidana Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan /
Penyimpangan Dana APBD Kab. Morowali Tahun Anggaran 2007 yang diperuntukkan sebagai
Dana Penyertaan Modal kepada Perusahaan Daerah Morowali.
Kemudian Team Eksekutor Kejati Sulteng dibawah pimpinan Aspidsus Kejati Sulteng M. Jeffry
brdasarkan Surat Surat Perintah Penangkapan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng Nomor :
PRINT 115/P.2.5/Fd.1/05/2021 tanggal 27 Mei 2021 untuk melakukan Penangkapan terhadap
Terpidana yang telah dilakukan pemanggilan sebanyak 3 kali untuk melaksanakan putusan
Mahkamah Agung No 1212.K/pid.sus/2015 Tanggal. 13 April 2016. Pidana penjara 5 tahun denda
200 JT sub 4 bulan kurungan Namun Terpidana tidak memenuhi panggilan jaksa Eksekusi dalam
perkara ini selanjutnya ditetapkan DPO karena melarikan diri.
Setibanya di daerah Kalimantan Timur, Team Eksekutor Kejati Sulteng melakukan pengejaran
terhadap DPO tersebut, dan setelah dipastikan bahwa TO yang berada di Perumahan Grand
Mahakam Blok D/8 Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur tersebut adalah Terpidana H.
KHOIRONI F CADDA maka team Eksekutor Kejati Pidsus Kejati Sulteng langsung melakukan
penangkapan terhadap yang bersangkutan.
Dengan mematuhi protokol kesehatan, terpidana H. KHOIRONI F CADDA pada hari JUMAT
Tanggal (28/05/2021) diterbangkan ke Palu bersama Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Tinggi
Sulawesi Tengah untuk dilakukan Eksekusi sebagaimana Putusan Mahkamah Agung RI.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *