Evaluasi Kinerja Kejari Sinjai Kajati Sulsel Sila Pulungan Dorong Optimalisasi Pelaporan di Silabin dan MySimkari

Evaluasi Kinerja Kejari Sinjai Kajati Sulsel Sila Pulungan Dorong Optimalisasi Pelaporan di Silabin dan MySimkari

KEJATI SULSEL, Sinjai— Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai pada Jumat, 5 Juni 2026. Dalam lawatannya tersebut, Kajati Sulsel turut didampingi oleh Asisten Pembinaan (Asbin) Abdillah, Asisten Pengawasan (Aswas) Edy Hartoyo, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulsel, Ny. Oyes Sila Pulungan. Rombongan pimpinan ini disambut dengan hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Budiman, beserta seluruh jajaran pegawai.

Kunjungan kerja strategis ini bertujuan untuk memastikan seluruh arahan, kebijakan, dan perintah pimpinan pusat maupun daerah terimplementasi dengan baik dan tepat sasaran. Mengawali kegiatannya, Dr. Sila H. Pulungan meninjau langsung berbagai fasilitas kerja dan sarana prasarana operasional yang ada. Beliau juga memantau secara langsung progres pengerjaan proyek renovasi gedung kantor Kejari Sinjai yang tengah berlangsung.

Dalam sesi laporannya, Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Budiman, memaparkan kondisi demografis wilayah hukumnya yang mencakup 9 kecamatan, 67 desa, dan 13 kelurahan. Operasional penegakan hukum di Kejari Sinjai saat ini didukung oleh kekuatan personel sebanyak 47 orang. Rincian aparatur tersebut terdiri dari 13 orang jaksa fungsional dan 34 pegawai staf tata usaha.

Terkait pengelolaan keuangan tahun 2026, Kejari Sinjai mencatat realisasi yang sangat positif, yakni telah menyentuh angka 77,15 persen dari total pagu sebesar Rp9,047 miliar. Budiman juga melaporkan bahwa pembangunan fisik dan rehabilitasi gedung kantor senilai Rp2 miliar saat ini telah mencapai progres 35 persen. Pengerjaan infrastruktur tersebut ditargetkan akan rampung sepenuhnya pada bulan Desember 2026.

Menyikapi laporan yang komprehensif tersebut, Dr. Sila H. Pulungan memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai Kejari Sinjai. Ia menjelaskan bahwa lawatannya di awal masa jabatan ini difokuskan untuk memetakan kondisi riil wilayah dan aparatur kejaksaan di Sulawesi Selatan. Kajati juga menyampaikan salam restu dari Jaksa Agung yang menitipkan pesan agar seluruh elemen di satuan kerja tetap semangat dan menjaga kesehatan.

Dalam arahannya, pimpinan tertinggi Kejati Sulsel ini mengingatkan jajarannya untuk senantiasa menjaga dan merawat aset maupun sarana kantor yang sudah ada. "Saya meminta seluruh jajaran untuk tidak melakukan praktik transaksional dalam penanganan perkara," tegas Dr. Sila H. Pulungan di hadapan para pegawai. Ia juga mewanti-wanti agar setiap aparatur selalu mematuhi dan mempelajari standar operasional prosedur (SOP) maupun regulasi yang baru diterbitkan.

Melengkapi arahan Kajati, Asisten Pembinaan Kejati Sulsel, Abdillah, menyoroti administrasi digital yang masih perlu dipacu di Kejari Sinjai. Ia secara khusus meminta jajaran Kejari Sinjai untuk segera memperbaiki pelaporan pada aplikasi Silabin. Kelengkapan data kepegawaian pada aplikasi MySimkari juga harus segera diperbarui karena posisi Kejari Sinjai saat ini tercatat masih berada di peringkat bawah.

Abdillah juga menginstruksikan agar pencairan anggaran direncanakan dengan baik dan terukur dengan memperhatikan tahapan per triwulan. Begitu sebuah kegiatan selesai dilaksanakan di lapangan, setiap bidang diminta untuk segera mengajukan proses pencairan anggarannya tanpa menunda. Terakhir, ia meminta para pegawai untuk terus memperbarui literasi terkait aturan tata naskah dinas dan ketentuan seragam kejaksaan yang berlaku.

Dari sisi pembinaan aparatur, Asisten Pengawasan Kejati Sulsel, Edy Hartoyo, turut memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan inspeksi umum dan khusus kinerja tahun 2025. Ia menekankan bahwa aspek kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme pegawai menjadi catatan penting yang harus terus dibenahi. Evaluasi ini diharapkan mampu mendorong perbaikan mentalitas dan etos kerja seluruh elemen kejaksaan di Sinjai.

Edy Hartoyo mengingatkan bahwa pelanggaran disiplin yang pernah dilakukan oleh oknum tertentu di masa lalu harus dijadikan pembelajaran berharga. Jangan sampai kesalahan serupa terulang kembali oleh pegawai lainnya di masa mendatang. Dengan kedisiplinan yang tinggi, kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat di Kabupaten Sinjai dipastikan dapat berjalan secara lebih optimal dan berintegritas.

Sinjai, 5 Juni 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL

Bagikan tautan ini

Mendengarkan

Hubungi Kami